Komitmen untuk Sukses dalam Menjalankan Bisnis

Apakah kita sudah benar-benar berkomitmen untuk sukses di bisnis yang sedang kita jalani? Kita sadar bahwa sukses di bisnis tidak bisa diraih dalam semalam.

Oleh karena itu kita harus memiliki komitmen penuh untuk meraih cita-cita kita, melalui wasilah bisnis. Besarnya kesuksesan kita salah satunya ditentukan oleh seberapa besar komitmen kita.

Komitmen untuk Sukses

Viktor Frankl, salah satu korban selamat dari tragedi Holocaust pernah bercerita dirinya saat lolos dari tragedi tersebut.

Dia punya alasan kuat, yaitu mempertahankan tujuan dan “melihat masa depan” cerah pasca Holocaust nantinya.

Frankl menyadari bahwa ketika orang kehilangan harapan akan masa depan, mereka dengan cepat membusuk dan menjadi seperti zombie yang berjalan sempoyongan.

Kita lihat Hyundai, di tengah pandemi seperti ini mereka tetap berkomitmen untuk memulai sebuah ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Maka dari itu mereka meluncurkan mobil listrik murni (BEV) IONIQ Electric dan KONA Electric di Indonesia. Keren bukan?

Begitulah orang-orang sukses, suka berinovasi dan berkarya. Mereka benar-benar ngotot dalam mempertahankan komitmen mereka.

Berikut ini ada beberapa cara untuk melatih diri agar memiliki komitmen yang tinggi dalam bisnis:

1. Berkomitmen Pada Sistem

Di bisnis yang sudah ada sistem itu enak, kita tinggal ikuti saja. Bisa jadi kita punya impian dan sudah berkomitmen untuk mencapainya. Sekarang cobalah berkomitmen untuk mengikuti sistem.

2. Kuatkan Keinginan

Saat kita sedang sehat, bisa jadi kita punya banyak keinginan. Tapi saat kita sakit, kemungkinan kita hanya ingin sehat.

Sebagai contoh saat seseorang dinyatakan positif corona, dia hanya ingin kembali negatif, bebas dari corona.

Orang tersebut rela melakukan apa saja yang bisa membuatnya kembali bebas dari wabah tersebut. Dia rela menjaga pola makan dan rutin minum suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Keinginan kuatnya untuk sehat membuatnya mampu berkomitmen untuk menjaga pola makan dan menjaga hidup lebih sehat.

Dalam bisnis, sangat diperlukan komitmen seperti ini. Jika kita belum berkomitmen kuat untuk sukses, bisa jadi karena keinginan kita belum kuat.

3. Sesekali Ada Denda

Jujur saja, kita belum bisa disiplin ketat ya. Kita masih suka menunda-nunda proses. Giliran kita harus menulis, malah menonton video di Youtube atau film lain.

Untuk itulah sesekali ada denda bisa membuat kita lebih disiplin. Denda bisa melatih kita untuk berkomitmen. Minimal, kita berkomitmen untuk tidak kena denda ketika tidak melakukan kewajiban.

4. Minta Koreksi Mentor

Kita tidak pernah tahu aktifitas kita berada di koridor yang benar sebelum ada yang menilai. Sosok yang paling pas menilai kinerja kita salah satunya mentor.

Dr. Gail Matthews, seorang profesor dari Universitas Dominika melakukan studi dan menemukan bahwa orang yang menuliskan target mereka dan sharing dengan seseorang cenderung memiliki tingkat yang lebih tinggi untuk mencapai tujuan mereka.

Karenanya, tuliskan target Anda dan mintalah mentor Anda untuk memberi penilaian atas pencapaian yang Anda peroleh. Ini membuat komitmen Anda lebih kuat.

Setiap tujuan besar dicapai melalui langkah-langkah kecil dan konsisten. Jika kita ingin meningkatkan komitmen, uraikan target kita menjadi lebih kecil agar lebih mudah tercapai.

Lakukan aktifitas termudah dalam sehari, sepekan, dan sebulan lalu evaluasi hasilnya. Langkah-langkah kecil ini insya Allah akan mengubah hidup kita secara signifikan.

Tidak ada jalan pintas dan tidak ada makan siang gratis. Kita harus memiliki komitmen yang kuat untuk mencapai kesuksesan gemilang kita.

Ok sip ya. Selamat mencoba.